Dianaira

Petrichor

Kajian Sastra

Pattrinesia Herdianaira

1211503097

 

  1. Identifikasi kaitan antara sastra dengan masyarakat!

Jawab : kaitan sastra dengan masyarakat adalah suatu timbal-balik, menurut Soemanto kesadaran ini muncul pemahaman bahwa sastra memiliki keterkaitan timbal-balik dalam derajat tertentu dengan masyarakatnya; dan sosiologi sastra berupaya meneliti pertautan antara sastra dengan kenyataan masyarakat dalam berbagai dimensinya (Soemanto, 1993). Hal ini membuktikan bahwa sastra tidak muncul begitu saja, dari masyarakatlah sastra muncul dan dari sastra masyarakat sadar. Menurut Damono (1978:3-4) mengklasifikasi tentang hubungan timbal balik antara sastrawan, sastra dan masyarakat, yang secara keseluruhan merupakan bagan berikut:

  1. Konteks sosial pengarang.hal ini berhubungan dengan segala sesuatu hal yang berhubungan dengan pengarang, misalnya: dimana ia tinggal, bagaimana lingkungannya. Hal ini tentu dapat mempengaruhi isi dari suatu karya sastra
  2. Sastra sebagai cermin masyarakat; sejauh mana sastra dapat me-representasikan dari masyarakat itu sendiri. Sastra diharapkan dapat membuat seseorang/masyarakat sadar akan lingkungannya sendiri.
  3. Fungsi sosial sastra. Meneliti sejauh mana nilai sastra berkaitan dengan nilai sosial dan sejauh mana nilai sastra dipengaruhi nilai sosial.

Ini artinya senada seperti yang dipaparkan oleh Wellek dan Warren (1976) bahwa :Literature is a social institution, using as its medium language, a socialcreation. They are conventions and norm which could have arisen only in society. But, furthermore, literature ‘represent’ ‘life’; and ‘life’ is, in largemeasure, a social reality, eventhough the natural world and the inner orsubjective world of the individual have also been objects of literary ‘imitation’. The poet himself is a member of society, possesed of a specific social status; he recieves some degree of social recognition and reward; he addresses an audience, however hypothetical. (1976:94).

 

  1. identifikasi karya sastra sebagai dokumen sosial budaya!

Sastra sebagai dianggap sebagai dokumen budaya karena sastra sendiri lahir dari masyarakat yang merujuk pada sosial,sedangkan interaksi sosial itu sendiri akan menghasilkan suatu kebudayaan. Kebudayaan pada masa tertentu akan menghasilkan sastra. Maka dari itu sastra tidak akan lahir tanpa adanya sosial dan budaya. Junus (1986) mengemukakan, bahwa yang menjadi pembicaraan dalam telaah sosiologi sastra adalah karya sastra dilihat sebagai dokumen sosial budaya. Sastra bisa dilihat sebagai dokumen sosial budaya yang mencatat kenyataan sosio-budaya suatu masyarakat pada suatu masa tertentu. Pendekatan ini bertolak dari anggapan bahwa karya sastra tidak lahir dari kekosongan budaya. Bagaiamanapun karya sastra itu mencerminkan masyarakatnya dan secara tidak terhindarkan dipersiapkan oleh keadaan masyarakat dan kekuatan-kekuatan pada zamannya. Goldmann (1980) mengatakan, bahwa sastrawan mengamati kehidupan yang terjadi pada masyarakat kemudian menulisnya, memahaminya hingga memindahkannya ke dalam karya sastra.

 

  1. identifikasi pengaruh sosio budaya terhadap penciptaan karya sastra!

Karya sastra tidak dapat dipisahkan dari lingkungan atau kebudayaan tempat ia lahir. Karena karya sastra merupakan cerminan dari realitas social yang tidak turun begitu saja dari langit karena semuanya ada hubungan timbal balik. Maka dari itu karya sastra tak bisa dilepaskan dari kehidupan dimana tempat/lingkungan ia lahir. Grebstein (1968: 161-169) yang isinya antara lain sampai pada beberapa kesimpulan antara lain karya sastra tidak dapat dipahami secara tuntas apabila dipisahkan dari lingkungan atau kebudayaan yang telah menghasilkannya, gagasan yang terdapat dalam karya sastra sama pentingnya dengan bentuk dan teknik penulisannya, setiap karya yang bisa bertahan lama pada hakekatnya adalah suatu moral, masyarakat dapat mendekati karya sastra dari dua arah yaitu sebagai suatu kekuatan material istimewa dan sebagai tradisi, selain itu kritik sastra seharusnya lebih dari sekedar perenungan estetis tanpa pamrih, dan yang terakhir kritikus sastra bertanggung jawab baik kepada sastra masa silam maupun sastra yang akan datang.

  1. Identifikasi penerimaan karya sastra terhadap penulis tertentu!

Penerimaan karya sastra terhadap penulis tertentu tergantung pada respon pembacanya menurut Teeuw (dalam Pradopo 2007:207) menegaskan bahwa resepsi (penerimaan atau penyambutan pembaca) termasuk dalam orientasi pragmatik. Karya sastra lahir karena bertujuan untuk menyadarkan (merefleksikan) masyarakat yang lebih sempitnya adalah pembaca. Maka dari itu, pembaca bisa menentukan makna dan nilai dari karya sastra, sehingga karya sastra mempunyai nilai karena ada pembaca yang memberikan nilai.

  1. Identifikasi penerapan pendekatan karya strukturalisme genetic

Strukturalisme genetik merupakan cara menganalisis karya sastra dengan mencari tahu asal-usul karya sastra itu sendiri.  Menurut Goldmann ada 3 tahap dalam melakukan penelitiaan sastra menggunakan teori strukturalisme genetik, diantaranya sebagai berikut:

  1. a) Tesis merupakan informasi apa yang di perlukan berupa data
  2. b) Antitesis merupakan pemberian opini terhadap realitas, anti tesis ini melebur dengan tesis dan memeberikan suatu opini pada relitas/sintesis
  3. c) Dan terakhir sintesis berupa realitas dan kembali lagi menjadi tesis kembali.
  4. Identifikasi sistem reproduksi dan pemasaran karya sastra!

Sistem produksi pemasaran karya sastra tergantung oleh tipe dan taraf ekonomi yang ada dalam masyarakatnya itu sendiri, dan penguasa(pemerintah) juga punya andil dalam terbit atau tidaknya suatu karya sastra

.

Referensi

Damono, Sapardi Djoko.1978. Sosiologi Sastra: sebuah pengantar ringkas. Jakarta : Depdikbud.

Goldmann Lucien.1978. Towards a Sociology of the Novel. Tavistock Publication

Junus Umar.1986. Sosiologi Sastra persoalan Teori dan metode. Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka

Lauren Diana, Alan Swingewood. The Sociology of Literature.

Wellek Rene dan Austi Werren.1989. Teori Kesusastraan. Melani Budianta. Jakarta Gramedia

Advertisements

Single Post Navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: